Jumat, 22 Februari 2019

44+ Contoh Pantun Perpisahan Teman / Sahabat

Secara Umum, Pengertian Pantun adalah bentuk puisi lama yang terdiri dari empat larik, berima silang (a-b-a-b), irama yang indah, dan memiliki makna yang penting. Pantun merupakan puisi lama melayu Indonesia yang berasal dari bahasa jawa kuno yaitu "tuntun", yang berarti mengatur atau menyusun. Pada awalnya, pantun merupakan karya sastra Indonesia lama dengan pengungkapan secara lisan, tetapi semakin berkembangnya pantun kini telah diungkapkan secara tertulis.

Pantun merupakan karya yang dapat menghibur sekaligus dan menegur. Pantun merupakan ungkapan perasaan dan pikiran, karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata hingga sedemikian rupa sehingga sangat menarik untuk didengar atau dibaca. Pantun menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan hal-hal yang bermanfaat.

Ciri-Ciri Pantun 

Ciri-ciri utama pantun adalah sebagai berikut..
  • Pantun mempunyai bait, setiap bait pantun disusun oleh baris-baris. Satu bait terdiri dari 4 baris. 
  • Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata. 
  • Setiap baris terdiri dari 4-6 kata
  • Setia bait pantun terdiri dari sampiran dan isi. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi. (Walaupun sampiran tidak berhubungan langsung dengan isi, namun lebih baik apabila kata-kata pada sampiran merupakan cermin dari isi yang hendak disampaikan). 
  • Pantun bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a- (tidak boleh a-a-b-b atau sajak lain). 
Menurut Abdul Rani (2006:23) mengatakan bahwa ciri-ciri pantun sebagai berikut...  
  • Terdiri dari empat baris 
  • Tiap baris terdiri dari 9-10 kata 
  • Dua baris pertama disebut sampiran sedangkan dua baris berikutnya berisi apa maksud si pemantun yang mana di bagian ini disebut isi pantun. 

 

Syarat-Syarat pantun 

Adapun syarat-syarat pantun antara lain sebagai berikut...
  • Satu bait pantun terdiri dari 4 baris 
  • Baris ke -1 dan ke-2 adalah sampiran dan baris ke-3 dan ke-4 adalah isi pantun 
  • Satu baris pantun terdiri dari 8-12 suku kata 
  • Pantun bersajak a-b-a-b 

 

Macam-Macam Pantun

Macam-macam pantun diketogorikan dalam 2 macam antara lain sebagai berikut...
1. Macam-Macam Pantun Berdasarkan Siklus Kehidupan (Usia) 
>Pantun Anak-Anak adalah pantun yang memiliki kaitan dengan masa kanak-kanak yang mana pantun ini menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.
  • Pantun Orang Muda adalah pantun mengenai kehidupan masa muda yang berisi atau berkmakna perkenalan, hubungan asmara dan rumah tangga, perasaan (kasih sayang, iba, iri, dll), dan nasib.
  • Pantun Orang Tua adalah pantun mengenai orang tua mengenai ada budaya, agama, nasihat dll. 

  • 2. Macam-Macam Pantun Berdasarkan Isinya 
    • Pantun Jenaka adalah pantun yang berisi hal-hal lucu dan menarik
    • Pantun Nasihat adalah pantun yang berisi nasihat dengan tujuan mendidik, dan memberikan nasihat moral, budi perkerti, dll.
    • Pantun Teka-Teki adalah pantun yang berisikan teka teki dan pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk teka-teki pantun tersebut. 
    • Pantun Kiasan adalah pantun yang berisi kiasan biasa untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.


    Ciri-ciri Syair Pentun :

    • Terdiri berasal dari 4 larik dalam setiap baitnya.
    • Setiap bait memberi tambahan makna sebagai sebuah satu kesatuan.
    • Semua baris dalam syair adalah isi, menjadi dalam syair tidak tersedia sampiran.
    • Mempunyai pola A-A-A.
    • Jumlah suku kata dalam tiap baris syair adalah 8 hingga bersama 12 suku kata.
    • Isi syair berbentuk nasihat, petuah, dongeng ataupun cerita.
    • Kumpulan Pantun lucu dan jenaka dan juga humor ini kita dapatkan berasal dari berbagai referensi di internet. Jika Anda pernah membacanya di buku atau majalah tetapi kebanyakan sering lupa dan menghendaki membacanya lagi sebab punya unsur seni yang tinggi dan tentu saja menghibur.




    Contoh PantunTerbaik dan Terbaru




    Kata-Kata Pantun Perpisahan Untuk Sahabat

    bunga kemboja putih berseri 
    putihnya melur diujung dahan 
    atas hubungan kerja serta pertolongan yang diberi 
    puji syukur serta terimakasih kami ucapkan. 
    ***************************
    bila menjemur papan panjang 
    baik disusun tegak berdiri 
    bila lah ada umur panjang 
    insya allah kita kan bersua lagi. 
    ***************************
    sirih berlipat sirih pinang 
    sirih dari pulau mutiara 
    pemanis kata selamat datang 
    awal bismillah pembuka bicara 
    ***************************
    orang ke laut menjala udang 
    petang hari pasang pelita 
    yang di tunggulah sudahpun datang 
    yang dinanti sudahpun tiba 
    ***************************
    batu kecubung warna ungu 
    ditatah berlian batu bermutu 
    kebiasaan melayu menyongsong tamu 
    hamparkan tikar lebarkan pintu 
    ***************************
    jalan malam menggunakan suluh 
    berkunjung sebentar dirumah teliti mamat 
    angkatkan tangan jari sepuluh 
    doa minta agar selamat 
    ***************************
    jasamu dikenang nama diberi 
    bikin merai teman bestari 
    anda sahabat yang kami kasihi 
    layanan anda sangat dihargai 
    ***************************
    ayam rintik tepi di tepi hutan 
    terlihat dari pinggir telaga 
    nama yang baik lantas ingatan 
    seribu tahun terkenang juga 
    ***************************
    tanam lenggun tumbuh kelapa 
    terbit bunga pucuk mati 
    budi tuan kami tidak lupa 
    telah terpahat didalam hati 
    ***************************
    mudik ke hilir berperahu layang 
    berkunjung sebentar di indera giri 
    pergilah kasih pergilah sayang 
    pandai-pandailah melindungi diri 
    ***************************
    dari tempat mana akan kemana 
    tinggi rumput dari padi 
    tahun mana bln. mana 
    bisa kita bersua lagi 
    ***************************
    lebah tidak bersarang lagi 
    habis pulang ke gunung ledang 
    sembah tidak dipanjangkan lagi 
    perut lapar hari dah petang 
    ***************************
    lemak terasa sibuah pinang 
    bikin menjamu paduka raja 
    makanan lazat telah terhidang 
    marilah kita menjamu selera
    ***************************
    hari ini jual jagung, 
    hari besok jual jelai, 
    hari ini kita berkampung, 
    hari besok kita bercerai.
    ***************************
    dari tempat mana akan kemana, 
    tinggi rumput dari kepadi, 
    hari mana bulan yang mana, 
    bisa kita bersua lagi.
    ***************************
    kelip-kelip kusangka api, 
    kalaulah api mana puntungnya, 
    hilang ghaib kusangka mati, 
    bila mati mana kuburnya.
    ***************************
    batang selasih permainan budak, 
    berdaun sehelai dimakan kuda, 
    bercerai kasih bertalak tidak, 
    seribu tahun kembali juga.
    ***************************
    orang aceh tengah sembahyang 
    hari jumaat sedang hari 
    pergilah kasih pergilah sayang 
    pandai-pandailah melindungi diri 
    ***************************
    berhembus bayu angin mengilir 
    sejuknya hingga keujung pohon 
    sambutlah salam pesan terakhir 
    kusampaikan melalui untaian pantun. 
    ***************************
    akan menebang nibung berduri 
    dibikin pagar pinggir perigi 
    pantun dikarang melepas diri 
    entahkan apabila bersua lagi. 
    ***************************
    orang mentigi mengail tenggiri, 
    tenggiri dijual didalam pekan 
    kami yang pergi memohon diri 
    silap serta salah mohon dimaafkan. 
    ***************************
    dari tungkal pergi siantan 
    berkunjung berlabuh di kuala maras 
    selamat tinggal handai serta tolan 
    kita berpisah dikarenakan tugas. 
    ***************************
    hati gembira berbarengan teman 
    bergembira ria dibawah jambatan 
    seandainya kita diizinkan tuhan 
    tentu bersua dihari kemudian 
    ***************************
    bila tidak dikarenakan unggas 
    tidaklah rusak padi disawah, 
    kalaulah tidak dikarenakan tugas 
    tidaklah kita dapat berpisah. 
    ***************************
    tanjung sauh di pulau bintan 
    area berlabuh orang penyengat. 
    berpisah jauh bercerai badan 
    sahabat handai terus kuingat 
    ***************************
    bila ada sumur di ladang 
    bisa saya menumpang mandi 
    bila ada umur yang panjang 
    bisa kita bersua lagi 
    ***************************
    hari ini menanam jagung 
    hari besok menanam serai 
    hari ini kita berkampung 
    hari besok kita bersurai 
    ***************************
    malam ini menanam jagung 
    malam besok menanam serai 
    malam ini kita berkampung 
    malam besok kita bercerai 
    ***************************
    hari ini menugal jagung 
    hari besok menugal jelai 
    hari ini kita berkampung 
    hari besok kita bercerai 
    ***************************
    gunung bintan lekuk ditengah 
    sayang penyengat kubunya tiga. 
    hancur badan dikandung tanah. 
    budi kusanjung kuingat juga. 
    ***************************

    Related Posts

    44+ Contoh Pantun Perpisahan Teman / Sahabat
    4/ 5
    Oleh