Minggu, 10 Maret 2019

200+ Contoh Pantun Nasehat Belajar Anak Sekolah / Orang Tua / Agama / Perkawinan Beserta Makna nya

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang masih terkenal sampai sekarang. Teman-teman pun pasti setidaknya pernah mendengar pantun tidak hanya di dalam pelajaran bahasa Indonesia, melainkan juga di acara-acara hiburan adat sampai program hiburan komedi di stasiun televisi. Karena berbagai hal ini pulalah, tidak ada alasan untuk enggan untuk mempelajari pantun dan jenis-jenisnya.Selain bisa menambah pengetahuanmu dan meningkatkan kemampuan dalam pelajaran, memahami pantun dan jenis-jenisnya dapat membuat kamu semakin kreatif ketika berinteraksi dengan orang lain dan mau memberi hiburan atapun nasihat kepada sahabat-sahabatmu.

Pengertian Pantun

Hemat kata, pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki sampiran dan isi. Sebelum mengenal apa saja jenis dari pantun, ada baiknya teman-teman memahami dengan baik dulu ciri-ciri dari jenis puisi lama yang satu ini. Tentu saja ini agar kalian dapat dengan mudah mengklasifikasikan sebuah puisi lama itu layak disebut pantun atau tidak. Memahami ciri-ciri pantun juga membuat kalian akan lebih mudah membuat jenis puisi yang satu ini.


Ciri-ciri Pantun

Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris

Jika prosa mengenal ada paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan utama, jenis puisi lebih akrab menyebutnya sebagai bait. Tiap bait biasanya berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung jenis puisinya.
Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris

Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.

3. Memiliki Sampiran dan Isi

Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.

4. Berima a-b-a-b

Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.
Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.



Ciri-ciri Syair Pentun :

  • Terdiri berasal dari 4 larik dalam setiap baitnya.
  • Setiap bait memberi tambahan makna sebagai sebuah satu kesatuan.
  • Semua baris dalam syair adalah isi, menjadi dalam syair tidak tersedia sampiran.
  • Mempunyai pola A-A-A.
  • Jumlah suku kata dalam tiap baris syair adalah 8 hingga bersama 12 suku kata.
  • Isi syair berbentuk nasihat, petuah, dongeng ataupun cerita.
  • Kumpulan Pantun lucu dan jenaka dan juga humor ini kita dapatkan berasal dari berbagai referensi di internet. Jika Anda pernah membacanya di buku atau majalah tetapi kebanyakan sering lupa dan menghendaki membacanya lagi sebab punya unsur seni yang tinggi dan tentu saja menghibur.






Contoh Pantun Nasehat Belajar

Pantun nasehat belajar adalah pantun yang sering kita temui di papan majalah dinding sekolah maupun di buku-buku pelajaran. Fungsinya adalah memberikan nasehat dan pengingat untuk selalu semangat dalam belajar. Inilah beberapa contoh nasehat yang berisi tentang anjuran belajar dan keuntungan belajar.

Ayahku seorang petani
Punya sawah punya ladang
Mari belajar hari ini
Agar masa depan lebih gemilang

Pergi memancing saat fajar
Pulang siang membawa ikan
Siapa yang rajin belajar
Jadi orang sukses kemudian

Cepat bergegas untuk bertemu
Bertemu sambil membawa gulali
Kaya harta miskin ilmu
Tentulah merugi sama sekali

Ada anak kecil bermain batu
Batu dilempar masuk ke sumur
Belajar itu tak kenal waktu
Juga tidak memandang umur

Hari minggu pergi ke pasar
Beli sayur dan juga beras
Tiap hari harus belajar
Pasti akan menjadi cerdas



Contoh Pantun Nasehat Pendidikan


Pantun berikutnya yaitu pantun nasehat pendidikan. Berikut ini merupakan beberapa contoh pantun nasehat tentang pendidikan.

Ikut lomba tapi kalah
Lalu pulang dengan hati kesal
Saat muda rajin sekolah
Saat tua tidak akan menyesal

Berlari cepat mengejar waktu
Terlambat sudah tertinggal kereta
Pendidikan itu harus nomor satu
Bagi kemajuan bangsa kita

Liburan seru di kota Blitar
Tak ingin pulang terburu-buru
Jika diri jadi pintar
Berterimakasihlah kepada guru

Pukul tujuh pagi masuk kelas
Kerjakan tugas soalnya rumit
Menuntut ilmu dengan ikhlas
Untuk cinta-cita setinggi langit


Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya
Setiap pantun nasehat selalu memiliki makna yang berbeda sesuai dengan nilai-nilai moral yang luhur yang disampaikan kepada masyarakat. Berikut ini contoh pantun nasehat dengan tema yang berbeda dan masing-masing pantun akan dijelasan secara singkat mengenai maknanya.

Ke luar kota menjual tabung
Tabung dijual lalu dibeli lagi
Jangan lupa rajin menabung
Agar kau kelak tidak merugi

Pantun di atas merupakan pantun nasehat yang berisi tentang anjuran dan keuntungan jika kita menabung. Daripada membuang-buang uang untuk hal yang tidak bermanafaat, lebih baik uang itu ditabung sebagai simpanan untuk hari esok agar tidak kesusahan jika tiba-tiba ada kebutuhan mendadak. Kesusahan di masa depan inilah salah satu bentuk kerugian yang mungkin bisa terjadi jika tidak mulai menabung dari sekarang.

Nelayan laut menjual Tuna
Terjual banyak tidak terkira
Jika hati teman gundah gulana
Dihibur saja agar riang gembira

Pantun di atas adalah pantun yang berisi nasehat untuk menghibur teman yang sedang ditimpa musibah ataupun yang sedang bersedih sehingga dapat tersenyum kembali. Pantun ini mengajarkan tentang kepedulian terhadap sesama yaitu menolong orang lain. Menolong orang lain tidak harus dalam bentuk materi, tetapi juga bisa dengan menghibur hati ketika sedang bersedih atau terkena musibah.

Buah kenari dan buah mangga
Di dalam karung ada sepuluh
Agar orang tuamu bangga
Jadilah kamu anak penurut

Pantun yang ketiga ini merupakan contoh pantun nasehat untuk seorang anak. Isi pantun tersebut yaitu hendak menasehati agar menjadi anak yang patuh terhadap orang tua. Misalnya ketika orang tua menyuruh belajar, maka anak segera melakukan perintah tersebut. Dengan begitu, orang tua akan menjadi bangga terhadap anak-anaknya.

Mainan baru membuncah hati
Mainan rusak adik tangisi
Berilmu itu harus rendah hati
Semakin merunduk tanda kau berisi

Pantun keempat di atas meupakan pantun yang menasehati tentang adab berilmu. Orang yang berilmu lebih baik memiliki kerendahan hati atau tidak menyombongkan diri. Hal ini dapat diibaratkan seperti tanaman padi. Tanaman pagi jika semakin berisi maka semakin merunduk. Begitu juga manusia, merunduk adalah tanda kerendahhatian akan ilmu yang dimilikinya.

Makan soto ditambah kecap
Sambil melamun dan mereka-reka
Selalu hati-hati dalam berucap
Agar hati orang tidak terluka

Pantun penuntun di atas berisi tentang nasehat untuk selalu menjaga perkataan terhadap orang lain. Karena kita tidak tahu apakah perkataan yang kita ucapkan membuat orang lain behagia atau bersedih. Perkataan yang salah bisa jadi dapat membuat hati orang terluka. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut sebaiknya kita memikirkan kembali apa yang akan keluar dari mulut kita.



Contoh Pantun Nasehat Modern
Jika dahulu pantun menggunakan bahasa Melayu, maka kini sudah banyak pantun yang menggunakan bahasa Indonesia seperti pantun modern. Contoh beberapa pantun nasehat modern yaitu sebagai berikut.

Tukang kayu mencari palu
Tukang bicara mencari kata
Hendaklah kita punya malu
Agar selalu ingat jangan berdusta

Bola jatuh di bawah kolong
Mata mencari berkali-kali
Hendaknya kita saling menolong
Karena menolong tanda peduli

Ke pasar raya membeli anting
Anting dibeli berjumlah lima
Tahu sesuatu itu penting
Paham perkara itu yang utama

Petani di sawah memangkas rumput
Agar tak ada hewan melata
Masa depan itu harus dijemput
Dengan ilmu maupun harta

Contoh Pantun Nasehat Perkawinan
Dalam ada perkawinan orang Melayu, biasanya terdapat sesi penyampaian pantun nasehat perkawinan yang ditujukan untuk mempelai laki-laki dan perempuan. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun nasehat tentang perkawinan.

Pergi ke desa melihat wayang
Lalu pulang menonton akrobat
Istri patuh suami penyayang
Menjadi berkah hingga akhirat

Tenda roboh cepat disangga
Inilah contoh pekerjaan lelaki
Sabarlah kalian berumah tangga
Agar kelak lancar rezeki

Kacang tumbuh dari dalam tanah
Dipanen untuk para tetangga
Agar kelak mawaddah dan sakinah
Jaga akhlak berumah tangga

Tembok pagar sudah runtuh
Yang tersisa hanya kerangkanya
Jika anak tidak patuh
Orang tua yang ditanya


Dahulu pantun nasehat yang berisi nilai-nilai agama sering disampaikan saat ceramah keagamaan. Pantun nasehat agama misalnya dapat berupa larangan melakukan keburukan, ajakan untuk beribadah, pengingat agar selalu sabar, dan sebagainya. Contoh beberapa pantun yang berisi nasehat tentang agama adalah sebagai berikut.

Jalan-jalan ke tanah Bali
Hendak mencari sekarung mainan
Kepada Tuhan tempat kembali
Jangan lupa mohon ampunan

Di pagi hari petani menyemai
Padi disemai disiram sudah
Jika ingin hidup damai
Jangan lupa kerjakan ibadah

Semua lauk habis sudah
Hanya tersisa sepiring gula-gula
Sejak dini rajin ibadah
Sering mengaji tambah pahala

Membawa umpan dengan wadah
Menjerat ikan dengan jala
Luruskan niat dalam ibadah
Agar berkah dan berpahala

Teriak keras sampai ke urat
Tak seorang pun akan tahan
Jika kau ingin hidup selamat
Taat selalu perintah Tuhan

Hari ini hari selasa
Esoknya hari rabu
Jika ingin masuk surga
Ingat ibadah nomor satu



Pantun nasehati orang tua merupakan nasehat dari orang tua kepada anak yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam menasehati. Contoh beberapa pantun yang bersisi nasihat dari orang tua adalah sebagai berikut.

Malam minggu penuh canda
Sambil berdendang main gitar
Belajarlah kamu selagi muda
Agar jadi anak pintar

Naik kereta malam ini
Kereta cepat terus melaju
Jadilah kau anak yang berani
Tanpa ragu terus maju

Hutan rimba tumbuh lebat
Karena sering diguyur hujan
Jadilah kakak yang hebat
Agar kelak jadi tauladan

Anak gadis pipi merona
Memakai gelang kalung mutiara
Agar hidup penuh makna
Pedulilah terhadap saudara




Pantun nasehat tentang kesehatan dapat berisi tentang anjuran agar tetap sehat, anjuran jika terserang penyakit, ataupun pengingat agar selalu menomorsatukan kesehatan. Di bawah ini merupakan beberapa contoh pantun nasehat tentang kesehatan.

Pergi pagi memancing ikan
Memancing ikan di kolam taman
Cuci tangan sebelum makan
Agar sehat sepanjang zaman

Api menyala karena disulut
Asap membumbung sampai ke langit
Jaga kebersihan gigi dan mulut
Agar tidak jadi sarang penyakit

Pergi ke hutan saat sore
Banyak nyamuk menggigit kulit
Jika perut terserang diare
Segera kamu minum oralit

Mendengar anak berlagu dendang
Seruling ditiup membentuk irama
Jangan kamu banyak begadang
Karena kesehatan itu utama



Pantun nasehat dapat berisi tentang tuntunan kebaikan untuk anak agar kelak menjadi pribadi yang lebih baik. Berikut ini beberapa contoh pantun nasehat untuk anak.

Seribu rupiah untuk layang-layang
Senar terulur putuslah sudah
Anak-anak semua yang kusayang
Jangan pernah lupa bersedekah

Minum kopi dikala hujan
Hujan mengalir hingga telaga
Anak baik anak teladan
Tentu jadi permata keluarga

Asap keluar dari cerobong
Lalu terbang menuju awan
Anak pintar tidak akan sombong
Tapi senang membantu teman

Tim sepakbola beradu sengit
Penonton bersorak tiada malu
Gapailah mimpi setinggi langit
Ayah ibu mendukungselalu




Pantun nasehat dapat berisi tentang ajakan dan himbauan untuk hidup sehat. Melalui pantun, ajakan ini akan lebih tersampaikan kepada masyarakat. Contoh beberapa pantun yang bersisi nasihat tentang hidup sehat adalah sebagai berikut.

Ke Eropa menonton liga
Setelah itu beli sepatu
Jangan lupa kamu berolahraga
Agar sehat setiap waktu

Pak camat suka berkebun
Bu camat suka menjahit
Cuci tangan pakai sabun
Agar tidak terkena penyakit

Pergi ke hutan saat sore
Banyak nyamuk menggigit kulit
Jika perut terserang diare
Segera kamu minum oralit

Tanding bola hasil seri
Tak ada kesempatan lawan menyerang
Bersihkan rumah setiap hari
Pasti kuman tiada bersarang




Pantun nasehat yang bertema lingkungan biasanya dipakai untuk menarik perhatian masyarakat agar suatu himbauan dapat dilaksanakan bersama-sama. Inilah beberapa contoh pantun nasehat yang berisi ajakan untuk memperhatikan lingkungan sekitar.

Polisi patroli agar aman
Dari seorang pencuri permata
Jagalah kebersihan taman
Agar indah dimandang mata

Ke Bali ke Pantai Kuta
Main selancar sepuasnya
Terasa nyaman sebuah kota
Jika sampah dibuang di tempatnya

Berburu elang sedang terbang
Peluru menembak berbunyi lantang
Jangan biarkan pohon ditebang
Jika tak ingin banjir datang

Baju baru rapi ditata
Baru di beli dari Iran
Sungai bersih idaman kota
Ayo dijaga dari pencemaran


Jika anak muda merasa bosan dengan nasihat-nasihat biasa, melalui pantun nasihat tentang adab dapat menarik perhatian dan lebih mudah dihayati. Di bawah ini merupakan beberapa contoh pantun nasehat yang bersisi anjuran untuk melakukan adab.

Kembang mawar kembang melati
Indah dipandang harum mewangi
Ayah dan ibu dihormati
Adik dan kakak disayangi

Membuat santan dari kelapa
Kelapa dibelah menjadi dua
Jangan lupa saling sapa
Dengan yang muda maupun yang tua

Ke pasar membeli salak
Untuk kemudian dibagi-bagi
Janganlah kamu menjadi tamak
Agar diri tidak merugi

Dopet kecil berwarna biru
Berukir cantik karya seniman
Berilah salam kepada guru
Itulah tanda anak budiman




Pantun yang berisi nasehat cinta bisa berarti luas seperti nasehat cinta kepada orang tua, keluarga, guru, kekasih, atau teman sebaya. Di bawah ini adalah beberapa contoh pantun yang bersisi nasihat tentang cinta.

Pergi wisata di hari sabtu
Nikmati alam di Indonesia
Cinta datang sekali waktu
Tentu janganlah kamu sia-sia

Pulang belanja dari pasar
Sampai di rumah senam Yoga
Cinta ibu sangat besar
Tidak pamrih untuk keluarga

Beli burung harga sejuta
Dipelihara di dalam sangkar
Cintailah sanak saudara kita
Hidup rukun jangan bertengkar

Siang panas membuat dahaga
Jika hujan lain cerita
Kalau benci menguras tenaga
Lebih baik memberi cinta


Bapak tani menanam tebu
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga

Empek-empek ditambah cuka
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa

Kalau keladi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas

Bunga cina di atas batu
Daunnya lepas ke dalam ruang
Adat dunia memang begitu
Sebabnya emas budi terbuang

Diantara padi dengan selasih
Yang mana satu tuan luruhkan
Diantara budi dengan kasih
Yang mana satu tuan turutkan

Pisang emas dibawa berlayar
Masak sebiji di atas peti
Hutang emas boleh dibayar
Hutang budi dibawa mati

Anak elang jatuh ke rawa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa

Badan sehat sebagai tanda
Biar badan selalu kuat
Itulah nasehat seorang ayah handa
Semoga kamu dapat mengambil manfaat

Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa

Mana mungkin ada buaya
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat

Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga

Dari apa kue lemang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang


Pantun Nasehat Belajar


Belajar merupakan tugas utama bagi seorang anak, akan tetapi terkadang sebagai seorang yang memiliki tugas menuntut ilmu. semangat kita dalam belajar terkadang naik dan terkadang turun, tergantung bagaimana kondisi pada saat belajar.

Anda harus tahu bahwa dengan belajar kita akan menjadi tahu, ketika kita tahu kita akan menjadi cerdas, maka bersemangatlah untuk belajar. Serta buanglah jauh-jauh dan buatlah cara mengusir kebosanan anda.

Salah satunya yang bisa anda lakukan adalah senatiasa, update motivasi buat diri kita setiap hari supaya semangat kita dalam belajar senantiasa berkorban. Nah inilah kumpulana pantun nasehat belajar, yang bisa anda gunakan sebagai penghibur diri anda, langsung saja ini dia pantun nasehat belajar.


Contoh Pantun Nasehat Belajar
Jika fajar telah tiba,
Ia merupakan sebuah tanda.
Dengarkan olehmu wahai ananda,
Belajar adalah tugasmu yang utama.

Harum sekali mangga kweni,
Sayang hanya untuk titipan.
Belajar tekun di hari ini,
Akan bahagia di masa depan.

Ayam hutan ayam bekisar,
Banyak dijual di tengah pasar.
Di waktu kecil malas belajar,
Sengsara dia di waktu besar.

Pohon jati tumbuh berjajar,
Daunnya untuk membungkus ikan.
Jika engkau rajin belajar,
Manfaatnya engkau yang rasakan.

Buah kelapa banyak minyaknya,
Tokek suka menjilat ludahnya.
Orang yang banyak ilmunya,
Tentu dia mudah hidupnya.

Hari panas badannya gerah,
Tetap bekerja meskipun lelah.
Masa depanmu akan cerah,
Jika belajar rajin di sekolah.

Di puncak gunung ada perunggu,
Saat dicari tak ketemu.
Masa depan sedang menunggu,
Anak berprestasi penuh ilmu.

Kalau hendak memetik sukun,
Petik sukun berpohon rendah.
Kalau belajar dengan tekun,
Ilmu didapat dengan mudah.
Anak rajin otaknya pintar.

Burung gelatik minum tajin,
Mencari makan waktu siang.
Anak cantik pastilah rajin,
Jika belajar hatinya riang.

Sholat subuh saat fajar,
Setelah sholat bunga disiram.
Siapa yang malas belajar,
Masa depannya akan suram.

Lebar-lebar daun talas,
Untuk membungkus nasi ketan.
Siapa yang belajarnya malas,
Nanti mirip orang utan.

Buah mangga buah kweni,
Dimasak dengan buah sukun.
Hebatnya anakku ini,
Wajahnya cantik orangnya tekun.

Kancil lari tidak terkejar,
Rusa lari sambil berputar.
Sekarang kita mulai belajar,
Supaya jadi anak yang pintar.

Kalau sedang makan talas,
Di bawah pohon duduk anteng.
Siapa yang ribut di kelas,
Nanti pacarnya monyet ganteng.


Pantun Nasehat Agama
Pantun nasehat agama merupakan sebuah sarana nasehat untuk mengajak dan mengingatkan dalam kebaikan dalam belajar ilmu agama. Pantun nasehat agama seringkali digunakan sebagai media media dakwah.

Karena ilmu agama merupakan ilmu utama, agama membawa manusia hidup bahagia, bukan saja di dunia, namun juga memungkinkan masuk ke alam surga. Inilah kumpulan nasehat agama, tentunya pantun nasehat agama.
Contoh Pantun Nasehat Agama

Mentari pagi sinarnya hangat
Berangkat kerja ke Pulau Rengat
Belajar haruslah semangat
Jangan tersalah pada niat

Kancil menulis di daun lontar
Ketika mentari telah bersinar
Belajar bukan sekedar pintar
Tapi menjadi pribadi benar

Bangau terbang iring-iringan
Terbang jauh satu kepakan
Al Quran adalah pegangan
Jangan pernah dilupakan

Tari piring tari saman
Tari lilin apinya berpijar
Al Quran adalah pedoman
Rajin-rajinlah ananda belajar

Ikan nila berpindah kolam
Mencari kawan namanya tiram
Jika ilmu semakin dalam
Jiwa berani hatinya tentram

Sungguh indah syair setanggi
Merangkai kata bagai hiasan
Ilmu itu harus tinggi
Jangan dunia sebagai batasan

Memancing ikan diberi umpan
Agar datang si ikan toman
Ilmu ibarat kemudi sampan
Agar hidup di garis tujuan

Apa gunanya tumbuhan temu
Ramuan jamu dengan lengkuas
Bila hati dipenuhi ilmu
Jiwanya besar pikirannya luas

Ngengat mengejar kura-kura
Bertemu mereka di pelimbahan
Semangat bagai api membara
Tiada padam oleh godaan

Laut dalam tempat berenang
Tempat ikan bermain-main
Sehari seutas benang
Setahun menjadi sehelai kain

Apa namanya kepala kereta
Namanya masinis bukan nakhoda
Apa tujuan ilmu kita
Tujuannya mengenal Sang Pencipta

Kolam penuh ikan sepat
Untuk dimasak di daun talas
Jika ingin ilmu manfaat
Cari guru yang tulus ikhlas

Elang terbang ke atas awan
Turun bangau badannya kumal
Bukan banyaknya pengetahuan
Ilmu adalah banyaknya amal

Lebah dipimpin seekor ratu
Mencari bunga dekat kencur
Air lembut menetes di batu
Lama-lama batupun hancur

Dari mana datangnya wahyu
Kepada Nabi wahyu turun
Dari mana datangnya ilmu
Dari belajar dengan tekun

Sepah tebu rasanya hambar
Bila dibakar pasti berkobar
Jika engkau terus bersabar
Ilmumu pasti akan lebar

Jangan tertipu dunia semu
Tinggal di dunia hanya sepagi
Jika engkau orang berilmu
Derajatmu pasti meninggi

 


Nah itulah pembahasan singkat contoh pantun nasehat. Mulai dari contoh pantun nasehat rajin belajar, contoh pantun nasehat cinta, contoh pantun nasehat untuk pengantin, contoh pantun nasehat islami, contoh pantun nasehat tentang lingkungan, pantun nasehat kehidupan, pantun nasehat narkoba, pantun nasehat teman dan sahab

Related Posts

200+ Contoh Pantun Nasehat Belajar Anak Sekolah / Orang Tua / Agama / Perkawinan Beserta Makna nya
4/ 5
Oleh