Sabtu, 23 Februari 2019

20+ Kumpulan Puisi Rindu Pada Sang Kekasih Hati

Pengertian Puisi
Ada banyak asumsi tentang pengertian puisi berdasarkan pada pendapat masing-masing. Ini dikarenakan beda orang beda pendapat. Berikut adalah beberapa pendapat tentang pengertian puisi :
  • Puisi adalah rekaman kegiatan manusia yang ditulis dengan penuh perasaan, menurut Herbert Spencer
  • Puisi merupakan wujud interpretasi manusia untuk menghasilkan sebuah karya yang penuh kesan, menurut Pradopo
  • Puisi adalah karya sastranya manusia, karena puisi ini pertama kali dibuat oleh manusia. Sebuah alternatif bagi manusia untuk mewujudkan apa yang dirasakannya. Ini adalah pendapat menurut Herman Waluyo.
Pendapat-pendapat para ahli tersebut menyatakan bahwa puisi adalah wujud dari perasaan. Puisi adalah bentuk dari perasan manusia. Puisi adalah gambaran kehidupan manusia. Maka dari itulah bisa ditarik kesimpulan bahwa puisi adalah sebuah karya tertulis yang terbentuk dari kata-kata pilihan yang mewakili perasaan manusia. Sifatnya indah dan bisa diinterpretasikan oleh pembacanya.


Ciri-ciri Puisi
Untuk lebih memahami tentang Pengertian Puisi, Ciri-Ciri Puisi Dan Contoh Puisi, berikut akan diuraikan tentang ciri-ciri puisi :

1. Ada pengarangnya. Pengarang dari puisi adalah orang yang menciptakan puisi. Nama pengarangnya jelas dan pasti tertulis. Biasanya namun pengarang tertulis di bagian bawah puisi atau di bagian bawah judul puisi.

2. Tidak terikat oleh aturan tertentu, misalnya seperti pantun yang harus berima. Puisi ini bisa di buat bebas asalkan penataan diksinya bagus dan sesuai.

3. Menggunakan gaya bahasa yang bebas. Yang penting adalah tujuannya, yakni untuk menghasilkan puisi yang indah. Di buat unik atau beda dengan puisi lainnya pun bisa. Kreativitas Kamu pun diuji dalam membuat puisi.

4. Temanya banyak berupa tema kehidupan. Ini sesuai dengan pengertian puisi yang memang menjadi wujud interpretasi kehidupan manusia.






 ---------------------------------------------------------------------------------


Rasa rindu begitu halus menyeruak kalbu, tak dapat dicegah dan ditampik. Rindu datang karena cinta menggebu, lewat untaian kata-kata puisi cinta kami ingin ungkapkan ekspresi kerinduan pada sang kekasih hati. Semoga bisa memberikan inspirasi bagi sobat pembaca, yuk langsung aja lihat puisi cinta kerinduan dibawah ini.



Puisi Cinta Rindu Pada Sang Kekasih Hati


1. Tentang kita

Pagi itu
kau masih menyapa,
bersikap biasa saja
bertanya tentang udara
dan tukang uduk di ujung perempatan

hari-hari berikutnya
lagi-lagi kau melewatkan sarapan,
obrolan hangat makan siang,
lalu menghilang saat makan malam

hingga berganti tanggalan
aku lupa tahun keberapa
sebab aku tak lagi berusaha
aku ada dan kau masih ada
tapi kita sudah lama tiada


2. Menuliskan kisah

cara termudah untuk melupakanmu adalah
dengan menuliskan semuanya

dan aku sepenuhnya sadar
bahwa menuliskanmu akan menarik keluar
semua ingatan di benakku
yang sebetulnya tidak kutarik dengan paksa
sebab ketika jariku menyentuh papan ketik
kenangan mengalir begitu saja dari sudut mata
membasah merah
dan menenggelamkanku dalam kerinduan
yang tak berupa

dan sepenuhnya aku memang sadar
kelak kisah ini akan memudar

--

3. Hati yang dipotong

setiap kali jatuh cinta
maka aku hanya memberikan setengah saja dari hatiku
dan menyimpan setengahnya sebagai cadangan
agar ketika cinta kandas, hatiku tak terlindas

dan kemudian aku jatuh cinta kepadamu
tapi aku lupa
untuk memotong hatiku terlebih dahulu
utuh-utuh memberikanmu padamu satu
kemudian berharap cemas
kau dapat menjaganya di negeri jauh itu
---


4. Aku ingin berteriak

jika saja ketika aku berteriak, kau akan menoleh
maka aku akan berteriak sekencang-kencangnya
bila perlu kupinjam toa tetangga
lalu menunggu di ujung jalan
tempat yang biasanya kau lewati
dan tanpa malu lagi akan kuteriakkan


AKU CINTA PADAMU!!

lalu menunggu reaksimu
apakah kau tersipu
atau malah menamparku

tapi sudah dua bulan ini
jalanan menjadi teramat sepi
sejak terakhir kejadian itu

jika saja ketika aku berteriak, kau akan menoleh
maka aku akan berteriak sekencang-kencangnya
bila perlu kupinjam toa tetangga
dan mungkin aku bisa menghentikan mobil keparat itu
agar tak menabrak tubuhmu

ya, jika saja ketika aku berteriak sekencang-kencangnya
dan  kau menoleh
akan kukatakan

AKU MERINDUKANMU!!


5. Maut yang berkhianat

aku masih bersikeras untuk terus menulis
sebab ingatan itu ada dimana-mana
menempel kuat seperti resin bercampur katalis
tak kan mungkin memisahkannya

pagi ketika kuseduh kopi
kamu seketika muncul duduk di kursi kayu
dengan notebook seperti biasanya
kopi pahit dan sepiring kue rangi
kemudian memprotes
gula yang kutabur lebih banyak dari biasanya
dan aku hanya tertawa
menjahilimu adalah rutinitas pagiku
dan mengomeliku menjadi sarapanmu

tidak, kau bukan orang cerewet
tapi kau memang menjelma menjadi inspektor kesehatan
yang mengatur ulang semua jadwal makan
sebab maut sedang menungguku lengah
menjadi sehat atau menjadi sangat lemah
semua tinggal tergantung usaha kita

namun hari itu maut sepertinya sedang berkhianat pada kita
aku yang divonis tak sampai dua puluh minggu
malah duduk di barisan dan menghadiri pemakamanmu
menabur bunga dan melambaikan tangan
pulang kerumah yang kau sudah tak ada

kemudian maut berpura-pura lupa kepadaku
dan membiarkanku hidup berminggu-minggu
untuk terus menuliskan kisah tentangmu
ada sedikit ragu,
ketika kau berlama-lama memanjat doa
apakah kau sedang bernegosiasi dengan maut
untuk kemungkinan kita bertukar tempat?
--


6. Resign

setiap hari sesungguhnya
aku ingin mengundurkan diri
sudah tak sanggup menghadapi
briefing kerja dan kopi, rutinitas setiap pagi

mata teduh dibalik kacamata minus itu
selalu tersenyum menatapku
saat jariku yang kikuk berbuat kesalahan
entah menumpahkan kopi
atau ketikan typo disana-sini
entah kau sengaja, atau memang tak tahu
tapi kurasa kau juga menikmati semua
padahal masih ada rekan kerja lain,
tapi selalu aku yang kau beri kerjaan
terkadang aku ingin menamparmu
dengan bibirku,
seperti yang pernah kau lakukan dulu

ya, sungguh berat hari-hariku
memilih jatuh kepadamu
apalagi ketika semua sudah menjadi kenangan
yang tak mungkin bisa terulang
--

7. Diskusi kita hari itu

apa yang menyakitkan dari sebuah perpisahan
toh kita masih bisa bertemu, masih bisa saling memandang
perpisahan bisa menjadi sangat indah
karna kita akan saling merindukan
sahutku saat itu,
ketika kita berbicara tentang kemungkinan berpisah

sebab berpisah,
karna kita merasa sudah hilang rasa
dan mungkin ketika tidak lagi berdua
akan ada sebuah rasa, entah apa
itu penjelasanmu

dan akhirnya aku tahu
rasa apa yang menunggu dari sebuah perpisahan itu
saat melihat amplop berwarna putih susu
yang berisi undangan pernikahanmu
padahal perpisahan itu baru hari minggu lalu
--

8. Email yang terbatas

membaca ulang email kita
yang kukirim kali pertama
yang berbicara tentang pekerjaan
tanpa ada kalimat abu-abu
hingga kini, email berlanjut hingga larut

padahal kau membaca dengan jelas
ketika aku berkali-kali bertanya
dan kaupun dengan sabar membalas
menjelaskan hal yang seharusnya sudah jelas

seperti tak hendak berpisah
sebab kita sudah tak bisa lagi berbicara
hal-hal yang biasa

maka hanya sebatas email itu
rindu kita akan jelas terbaca
--


9. Kubilang aku rindu

kau memintaku untuk mengenangmu
sebagai yang terindah
kurasa memang sudah lama
kau persiapkan perpisahan kita
dan menitipkan beberapa judul lagu untuk kudengar

mungkin kau tak pernah tahu
aku sering memutar ulang percakapan kita di benak
dan hanya satu lagu yang membuatku tak mampu
mendengarnya membuat dadaku bergetar
oleh kerinduan akan suaramu
sungguh, aku rindu
--


10. Bantu aku

acapkali aku mengenangmu
dengan tenggorokan yang tercekat
sebab tak mungkin
begitu saja membuang semua rindu
tidak setelah beberapa tahun bersama

bahkan harum rambutmu
masih tertinggal di bantal itu
dan kecup hangat sebelum aku berangkat
aku rindu mendekapmu

jika saja bisa kupinta
usah mengunjungiku dulu
bantu aku hingga kenanganmu berlalu
--

 

Related Posts

20+ Kumpulan Puisi Rindu Pada Sang Kekasih Hati
4/ 5
Oleh