Senin, 28 Januari 2019

40+ Kumpulan Pantun Jenaka dan Maknanya Terbaru 2019



  1. Pengertian pantun jenaka dan contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan pantun jenaka ?
  3. Apa arti kata pantun jenaka ?
  4. Apa itu pantun jenaka dan artinya ?
  5. Apa contoh pantun jenaka lucu ?

Pengertian Pantun Jenaka dan Contohnya



Pengertian pantun Jenaka adalah pantun yang memiliki tujuan untuk menghibur orang yang mendengar, kadang kala dijadikan sebagai sarana untuk saling menyindir didalam kondisi yang penuh keakraban, agar tidak mengundang rasa tersinggung, dan bersama dengan pantun Jenaka dapat membuat kondisi akan jadi tambah meneyenangkan.

Apa arti jenaka? Saat ini orang sangat jarang pakai kata jenaka. Apa sih arti jenaka? Jenaka artinya lucu. Jadi pantun jenaka adalah pantun lucu. Mungkin anak-anak muda saat ini bisa menyebutnya sebagai pantun lucu humor atau gokil.

Jenaka berasal dari bahasa Melayu. Pantun sendiri sebenarnya lebih berkembang terhadap suku Melayu. Oleh karena itu, ketika kami studi pantun, terutama pantun-pantun lama, kami banyak mendapatkan kalimat yang asing.

Pantun jenaka berujuan untuk lucu lucuan dan memiliki tujuan untuk menghibur sang pendengar yang baik. Pantun itu merupakan normalitas yang diucapkan secara lisan ataupun segera melalui candaan yang membawa dampak irang tertawa.

Sangat menarik ketika kami perhatikan pantun yang tertata rapi dan diucapkan bersama dengan nada yang pas ketika orang mengucakan pantun itu. Anda tentu mengenal kata gokil maupun lucu dan banyak sekali yang di istilahkan bersama dengan lelucun




Pengertian Pantun Jenaka

Keberadaan sebuah pantun jenaka sebagai karya seni yang kreatif nan menghibur masih senantiasa eksis hingga pas ini. Karena kecuali dipikirkan, siapa yang tidak senang bersama hiburan? Ya, tentu saja barang siapa perlu sebuah hiburan untuk isikan hari-harinya.
Terlebih lagi kecuali jiwa Anda kreatif, menulis sebuah pantun barangkali sanggup dijadikan sebagai fasilitas bagi Anda untuk menuangkan isikan kreativitas otak Anda. Sebenarnya seluruh pantun, baik itu yang bercerita tentang pantun agama, nasihat, jenaka, atau tema lainnya
Dapat berguna untuk pembacanya, tidak cuman kata-kata yang begitu unik terangkai, terhitung terselip nasihat bijak atau ungkapan cerita lucu yang bermakna. Dimana setiap kata-kata pada pantun jenakan sanggup menghibur, orang yang mendengar pantun tersebut
Sekedar Info yang barangkali sanggup berguna bagi Anda, perlu Anda ketahui bahwa pantun dan syair itu sesungguhnya sangatlah berbeda, cuma selama ini kita melihat antara pantun dan syair punya banyak kemiripan. Lalu, apa sajakah perbedaan satu diantara dua karya sastra tersebut?

Ciri-ciri Pantun :

  • Terdiri atas 4 baris.
  • Jumlah kata dalam setiap baris sebanyak 8 hingga 12 suku kata.
  • Baris pertama dan kedua disebut bersama sampiran.
  • Baris ketiga dan terhitung keempat disebut bersama isi.
  • Memiliki pola sajak A-B-A-B.

Ciri-ciri Syair Pentun :

  • Terdiri berasal dari 4 larik dalam setiap baitnya.
  • Setiap bait memberi tambahan makna sebagai sebuah satu kesatuan.
  • Semua baris dalam syair adalah isi, menjadi dalam syair tidak tersedia sampiran.
  • Mempunyai pola A-A-A.
  • Jumlah suku kata dalam tiap baris syair adalah 8 hingga bersama 12 suku kata.
  • Isi syair berbentuk nasihat, petuah, dongeng ataupun cerita.
  • Kumpulan Pantun lucu dan jenaka dan juga humor ini kita dapatkan berasal dari berbagai referensi di internet. Jika Anda pernah membacanya di buku atau majalah tetapi kebanyakan sering lupa dan menghendaki membacanya lagi sebab punya unsur seni yang tinggi dan tentu saja menghibur.


Jenis-Jenis Pantun Jenaka

Jenaka merupakan kategori pantun yang itu artinya masih akan terbagi menjadi ke dalam beberapa jenis lagi. Beberapa jenis tersebut merupakan jenis pantun jenaka secara umum. Berikut beberapa jenis pantun jenaka yang perlu kamu diketahui.

1. Pantun jenaka kelakar

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kelakar memiliki arti kata-kata lucu yang bisa membuat orang lain tertawa. Itu artinya pantun jenaka kelakar merupakan jenis pantun jenaka yang memiliki rangkaian kata-kata lucu dengan tujuan membuat orang lain tertawa atau bahagia.

2. Pantun jenaka ejekan atau olok-olok

Merupakan jenis pantun jenaka dengan rangkaian kata-kata yang bertujuan untuk mengolok-olok orang atau situasi tertentu. Meskipun berupa ejekan, tetapi pantun jenaka jenis ini tidak bermaksud untuk merendahkan seseorang.

3. Pantun jenaka sindiran

Merupakan jenis pantun jenaka dengan rangkaian kata-kata sindiran yang sebenarnya bertujuan untuk mengingatkan atau menasehati orang atau masyarakat. Meskipun kata-kata berupa sindiran, biasanya orang yang disindir tidak akan sakit hati, karena memang dikemas dengan ringan dan jenaka.

4. Pantun jenaka dongen binatang

Kalau jenis pantun jenaka yang ini cocok untuk anak-anak. Selain suka dongeng-dongen binatang, anak-anak pasti sangat suka jika mendengar atau melihat sesuatu yang lucu.



Baca Juga:

Pengertian Pantun Jenaka , Ciri , dan Jenisnya Beserta Contohnya Paling Lengkap


Contoh Pantun Jenaka



 Contoh Pantun Jenaka Terbaru 2019
 
Pantun Jenaka Paling Lucu
Berikut ini contoh pantun jenaka. Anda dapat berbagi untuk memeriahkan suasana:

Anjing main dengan tali
Kera duduk sambil baca koran
Bagaimana hati tidak geli
Kepalanya botak suka sisiran

Berenang jauh para ikan
Mereka hatinya bebas senang
Badannya kurus kurang makan
Kalau ditiupkan bergoyang-goyang

Dapat gelang di pekarangan
Namun gelang sudah karatan
Siapa buang sampah sembarangan
Tentu  pacarnya orang utan

Jalan-jalan di pinggir empang
Dapat katak di pinggir empang
Hati siapa tidak bimbang
Kalo botak minta dikepang

Pak Tegus pergi ke Bali
Melihat bule ingin menari
Aduh pantas kamu bau sekali
Kamu belum mandi enam hari

Burung Glatik
Sedang hinggap di batu
Kau memang cantik
Akan tetapi kok badannya bau

Good morning
Selamat pagi
Gigi kuning
Tidak pernah gosok gigi

Ada so’imah
Memegang kayu
Terus masalah
Buat kamu?

Meler-meler ingusnya keteter
Sampai  kami sakit di kepala
Hati-hati kamu sering teler
Buat kamu meninggal dunia

Makan pagi satu piring berdua
Rasanya enak tiada tara
Awas cowok pintar menggoda
Diam-diam wataknya buaya

Apabila sudah namanya cinta
Hatinya suka berbunga-bunga
Jika sudah terbawa suasana
Senyum sendiri seperti orang gila

Pantun Jenaka dan Maknanya
Ini merupakan contoh pantun jenaka. Anda dapat berbagi  sesuai dengan keadaan yang ada.
Berikut ini contoh dari pantun nasehat. Sering nasehat yang mengandung sastra lebih kena dihati.

Hari rabu mengambil salak
Buahnya segar rasa dahaga hilang
Hormati Ibu dan Bapak
supaya kelak masuk surga

Orang jaman dahulu hidup di goa
Bagai hidup dalam rawa
Ikutilah perintah orang tua
Tiap jika solat tak lupa berdoa

Tari piring tari saman
Tari lilin api berpijar
Al Quran merupakan pedoman
Rajin-rajinlah kamu belajar

Makna dari pantun ini yakni pantun yang memiliki tujuan guna menghibur orang yang mendengar, kadang juga dijadikan untuk saran saling menyindir pada dalam kondisi yang penuh kebersamaan, supaya tidak mengundang rasa tersinggung dengan pantun jenaka bisa membuat keadaan jadi menyenangkan. Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat dikenal luas di tanah Melayu, termasuk Indonesia.

Pada pelajaran Bahasa Indonesia saat anda di SD, SMP sampai SMA, pantun masuk pada salah satu topik yang diajarkan. Pantun sering dipakai pada kesenian Lenong. Kalau menggunakan kalimat "dua tiga" untuk awalan, sehingga Lenong juga mempunyai ciri khas dengan kalimat "oi penonton!" Belum lama ini warga Twitter spontan berbalas pantun dengan judul 'ikan hiu'.

Seperti warganet, aksi balas pantun di Twitter ini menimbulkan banyak perhatian. Karena, banyak pantun yang dapat dibuat untuk membuat anda senyum-senyum sendiri. Kocak abis. Pantun adalah di antara jenis-jenis puisi lama. Ciri-ciri pantun sendiri merupakan adanya sampiran serta isi, memiliki kata sebanyak 8-12, dan berpola sajak akhir a-b-a-b atau a-a-a-a.

Related Posts

40+ Kumpulan Pantun Jenaka dan Maknanya Terbaru 2019
4/ 5
Oleh